Seminar “Advancing Respiratory Self-Care in Indonesia”
berita ini mengenai Seminar “Advancing Respiratory Self-Care in Indonesia”
Liputan Farmasi --
Jakarta — Seminar bertajuk “Advancing Respiratory Self-Care in Indonesia” menjadi wadah edukasi dan berbagi wawasan mengenai pentingnya pemahaman masyarakat terhadap self-care, khususnya dalam menghadapi berbagai keluhan gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.
Seminar ini menghadirkan dua pembicara yang membahas aspek berbeda namun saling berkaitan dalam penerapan respiratory self-care. Pembicara pertama, Dr. apt. Lusy Noviani, MM, membawakan materi bertajuk “Cough and Cold at the Pharmacy”. Dalam pemaparannya, beliau membahas penanganan keluhan batuk dan pilek di lingkungan apotek serta pentingnya peran tenaga kefarmasian dalam memberikan informasi dan edukasi yang tepat kepada pasien.
Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa pemilihan obat untuk keluhan batuk dan pilek perlu mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. Komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting untuk memastikan penggunaan obat secara tepat dan bertanggung jawab.
Sementara itu, pembicara kedua, dr. Ikhsanudin Qoth’i, menyampaikan materi mengenai “Understanding Patient Behavior in Respiratory Self-Care”. Materi ini mengangkat pentingnya memahami perilaku pasien dalam melakukan self-care ketika mengalami gangguan pernapasan. Selain itu hadir pula ketua PAFI DKI JAKARTA , Jatmiko, S.Si, M.Pharm yang juga memberikan beberapa pandangan mengenai peran serta Tenaga Vokasi Farmasi serta tantangan yang dihadapi.
Pemahaman terhadap perilaku pasien menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan edukasi kesehatan. Setiap pasien dapat memiliki kebiasaan, persepsi, tingkat pengetahuan, serta pertimbangan yang berbeda ketika memilih tindakan untuk mengatasi keluhan kesehatan. Oleh karena itu, pendekatan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasien diperlukan agar informasi kesehatan dapat diterima dan diterapkan dengan baik.
Seminar “Advancing Respiratory Self-Care in Indonesia” diharapkan dapat meningkatkan wawasan peserta mengenai praktik self-care yang tepat sekaligus memperkuat pemahaman mengenai peran tenaga kesehatan dalam mendampingi masyarakat menghadapi keluhan pernapasan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi dan peningkatan edukasi kesehatan sehingga masyarakat dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam mengambil keputusan terkait kesehatan diri, khususnya pada kondisi batuk dan pilek.
What's Your Reaction?